InfoMatoa, (Nabire) | Operasi Jaran Noke 2025 resmi digelar di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Operasi yang berlangsung sejak 17 September hingga 16 Oktober 2025 ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar kota Nabire tetap aman dan kondusif.
Sebagaimana dilansir Tribun-Papua.com, pelaksanaan operasi ini mendapat dukungan luas dari tokoh-tokoh masyarakat lintas paguyuban di Nabire. Ketua Kerukunan Keluarga Batak Nabire, J. Siadari, menilai operasi ini sangat penting karena Nabire merupakan ibu kota Papua Tengah.
“Melalui operasi ini, masyarakat akan lebih terasa nyaman. Untuk itu kami sangat mendukung,” ujarnya, Sabtu (20/9).
Dukungan juga datang dari Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Nabire, Abdul Rasyid. Ia mengapresiasi langkah aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Semoga melalui operasi ini, Nabire dapat terus aman dan kondusif,” katanya.
Senada, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua Nabire, Dony Roturambe, menyebut operasi tersebut menjadi harapan bersama masyarakat.
“Kami mendukung penuh, karena ini adalah harapan seluruh masyarakat Nabire. Semoga operasi ini memberi dampak positif agar masyarakat terus hidup aman dan damai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kerukunan Flobamora Nabire, Doga Mikael, menekankan bahwa terciptanya keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan partisipasi masyarakat.
“Kami percaya, jika masyarakat bersatu dan bekerja sama dengan aparat, maka keamanan yang nyata bisa tercipta di Nabire,” pungkasnya.
[Red]









