Universitas Internasional Papua Kirim 70 Mahasiswa KKN ke Papua New Guinea, RI–PNG Perkuat Diplomasi Pendidikan di Perbatasan Skouw

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayapura) | Sebanyak 70 mahasiswa dan 14 dosen Universitas Internasional Papua (UIP) resmi berangkat menuju Distrik Vanimo Green River, Provinsi West Sepik, Papua New Guinea (PNG), untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) lintas negara, Senin (8/12). Selain itu, keberangkatan ini mencatat implementasi pertama MoU kerja sama pendidikan RI–PNG yang terbit pada 2022.

Dalam rangkaian kegiatan, para pejabat dari kedua negara menegaskan pentingnya program KKN ini sebagai jembatan persahabatan dan diplomasi masyarakat. Mr. Roland Taile, Asisten Sekda West Sepik, menekankan bahwa kerja sama pendidikan Indonesia–PNG melalui KKN UIP menjadi langkah awal. Selanjutnya, ia berharap kolaborasi ini terus berkembang. Sementara itu, perwakilan Konsulat RI–PNG, Paulus, menilai kegiatan ini memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Selain itu, mereka belajar langsung dari komunitas lokal di lima kampung wilayah Vanimo.

Baca Juga :  Ondofolo Waena: Persatuan Harus Dimulai dari Kampung

Rektor UIP, Izak Morin, dan Ketua Yayasan UIP, Samuel Tabuni, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah West Sepik serta para kepala kampung di PNG yang menerima mahasiswa selama sepekan. Keduanya menegaskan bahwa KKN lintas negara ini bukan hanya program akademik, tetapi juga wahana pembentukan karakter. Selanjutnya, kegiatan ini memperkuat jejaring pendidikan dan meningkatkan hubungan sosial budaya antarwarga kedua negara.

Baca Juga :  Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa

Usai seremoni, rombongan mahasiswa dan dosen bergerak menuju Kantor Imigrasi Wutung. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke titik penugasan di Vanimo. Pihak UIP dan pemerintah daerah berharap program KKN pada 8–13 Desember 2025 ini terus mendapat dukungan dari Konsulat RI–PNG. Selain itu, mereka berharap program ini berkembang sebagai model kerja sama pendidikan yang lebih luas. [Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!