InfoMatoa, (Jayapura) | Kick Off Semarak Rupiah Hari Natal Penuh Damai berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (8/12). Acara ini mengangkat tema “Rupiah Terjaga untuk Natal Penuh Kasih”. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Panitia Hari Widodo. Selain itu, sejumlah pejabat daerah dan perwakilan lembaga vertikal hadir dalam kesempatan itu.
Dalam sambutannya, Hari Widodo menjelaskan bahwa Program SERUNAI (Semarak Rupiah Natal dan Tahun Baru) menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar menjelang perayaan hari besar keagamaan. Untuk Provinsi Papua, BI menyiapkan uang layak edar sebesar Rp283,1 miliar. Sementara itu, secara nasional jumlah yang disiapkan mencapai Rp117 triliun. Selain menyediakan layanan penukaran hingga Rp5 juta per orang, BI juga melaksanakan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Langkah ini bertujuan mendorong pemahaman masyarakat mengenai peran strategis Rupiah.
Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai SERUNAI selaras dengan agenda pembangunan Papua Baru yang inklusif. Selain itu, ia menekankan pentingnya literasi perawatan uang melalui prinsip 5J dan 3D. Aryoko juga mendorong perluasan penggunaan QRIS agar transaksi berjalan lebih cepat dan aman.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kebutuhan uang tunai masyarakat dapat terpenuhi hingga ke wilayah 3T di Papua. Meski demikian, distribusi uang di beberapa daerah berpotensi menghadapi tantangan. Hal ini terjadi karena cuaca ekstrem yang dapat menghambat jalur transportasi, khususnya melalui laut. [Red]









