Pemprov Papua Tengah Matangkan Program Sekolah Sepanjang Hari di Tiga Kabupaten

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Nabire) | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Implementasi Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH). Acara ini berlangsung di L-Price Resto, Nabire, pada Kamis (31/7).

Rakor ini merupakan langkah strategis untuk merealisasikan program pendidikan prioritas Gubernur Papua Tengah yang akan dicanangkan secara resmi pada 17 Agustus 2025.

Kepala Bidang Data dan Layanan Pendidikan, Yulianus Kuayo, menjelaskan bahwa program SSH merupakan janji politik Gubernur dan akan diterapkan sebagai proyek percontohan di tiga kabupaten: Mimika (Kokonao), Nabire, dan Paniai.

“Untuk Mimika, lokusnya sudah ditentukan yaitu di Kokonao. Sedangkan untuk Nabire dan Paniai masih menunggu usulan dari masing-masing kabupaten,” jelas Kuayo.

Baca Juga :  Kadin Papua Tengah Resmi Lantik Pengurus Lima Kabupaten

Ia menegaskan, sekolah yang menjadi sasaran program ini harus memenuhi kriteria sebagai daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta memiliki populasi Orang Asli Papua (OAP) yang tinggi. Setiap kabupaten diharapkan mengusulkan lima sekolah, dan dari usulan tersebut, provinsi akan menetapkan satu atau dua sekolah sebagai proyek percontohan.

Selain SSH, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga akan meluncurkan program pendidikan gratis dan aplikasi pendataan pelajar OAP. Aplikasi ini bertujuan untuk memetakan anak-anak yang belum atau tidak melanjutkan sekolah di semua jenjang.

“Kami ingin mengintervensi angka putus sekolah dan memproteksi anak-anak OAP agar tidak tercecer dari sistem pendidikan. Ini juga berdampak terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tambah Kuayo.

Baca Juga :  Dinkes Mimika Targetkan Seluruh Puskesmas Terakreditasi pada 2030

Ia juga menyoroti tantangan di wilayah pedalaman, di mana banyak anak harus berburu sepulang sekolah. Oleh karena itu, implementasi SSH akan mempertimbangkan konteks sosial dan budaya setempat.

Meski provinsi tidak memiliki kewenangan langsung atas pengelolaan sekolah, Kuayo menjelaskan bahwa mereka memiliki ruang intervensi melalui pendanaan untuk program-program prioritas ini.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepala OPD teknis, perwakilan kabupaten, lembaga pendidikan swasta, serta narasumber seperti Dr. Agus Sumule. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan di Papua Tengah.(Red)

BERITA LAINNYA

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi
Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa
Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM
Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah
MRP Papua Tengah Desak Aparat Tegakkan Hukum atas Konflik Kwamki Narama
Pembangunan Pusat Pemerintahan Kaladiri Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Bupati Mimika Ajak Warga Jadikan Tahun Baru 2026 Momentum Perkuat Persaudaraan
Berita ini 18 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:03 WIT

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:35 WIT

Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa

Senin, 12 Januari 2026 - 07:57 WIT

Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!