InfoMatoa, (Palangkaraya) | Sebanyak 54 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah, Katma F. Dirun, di Asrama Haji Palangka Raya pada Senin (4/8/).
Pusdiklat ini merupakan persiapan untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat provinsi. Para peserta berasal dari 14 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah yang telah lolos seleksi ketat.
Pembentukan Karakter Melalui Tantingan dan Kedisiplinan
Dalam sambutannya, Katma F. Dirun menekankan bahwa pusdiklat ini lebih dari sekadar pembinaan fisik, tetapi juga bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan.
“Paskibraka adalah simbol generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Melalui pelatihan ini, kita harapkan lahir duta-duta Pancasila yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Salah satu momen sakral dalam pembukaan adalah upacara tantingan, di mana peserta diuji tekad dan kesiapannya. Mereka diminta menegaskan kesanggupan untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang penuh disiplin, jauh dari keluarga, serta menuntut kekuatan fisik dan mental.
“Jika kalian siap menjalani segala ketentuan dengan suka rela, maka tetaplah berdiri di tempat kalian,” ucap Katma. Setelah hening selama beberapa menit, seluruh calon Paskibraka tetap berdiri tegak, menunjukkan tekad dan semangat mereka.
Program Pusdiklat dengan Konsep “Desa Bahagia”
Pusdiklat ini berlangsung dari 4 hingga 19 Agustus 2025 dengan menerapkan konsep “Desa Bahagia”. Konsep ini menekankan kebersamaan, kemandirian, dan kedisiplinan, di mana peserta dilatih untuk mandiri, menjaga kebersihan, dan mematuhi tata tertib asrama.
Jadwal kegiatan berlangsung padat dari pagi hingga malam, meliputi latihan baris-berbaris, pengibaran bendera, pembinaan mental, serta penanaman nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Dengan dimulainya pusdiklat ini, diharapkan para peserta mampu menjadi generasi muda yang siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Katma F. Dirun menutup sambutannya dengan semangat, “Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Bermartabat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.”.(Red)









