Perkuat Infrastruktur Pertahanan, Kementrian PU dan Kemhan Sinergi Dukung Asta Cita

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 22:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Pertahanan memperkuat sinergi pembangunan infrastruktur untuk mendukung ketahanan nasional. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan antara Menteri PU Dody Hanggodo dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (5/8).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan kerja sama lintas kementerian dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis pertahanan negara.

Menteri Dody menyampaikan bahwa kolaborasi antara PU dan Pertahanan bukan hanya untuk memperkuat pertahanan negara, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah rawan bencana.

Kementerian PU berkomitmen memperkuat kerja sama dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung pertahanan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Menteri Dody.

Dody juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan TNI, mencakup pembangunan jalan, pengelolaan sumber daya air, sistem air minum dan sanitasi, penataan bangunan gedung, pengelolaan rumah negara, hingga penguatan SDM.

Baca Juga :  Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Sinergi ini menjadi bagian dari implementasi visi Presiden dalam Asta Cita, sekaligus mendukung program strategis PU608. Fokus pembangunan infrastruktur 2025–2029 diarahkan untuk menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6, mengentaskan kemiskinan hingga 0 persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat

Dengan sinergi lintas sektor ini, pemerintah berharap terciptanya Indonesia yang tangguh secara infrastruktur, berdaulat secara pertahanan, dan inklusif dalam pertumbuhan ekonomi. [Red]

BERITA LAINNYA

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional
OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:57 WIT

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Berita Terbaru

error: Content is protected !!