Latihan Trilateral Filipina, Jepang, dan AS di Laut China Selatan Hadapi Tekanan China

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 22:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Manila) | Militer Filipina pada Minggu (14/9) mengumumkan pelaksanaan latihan gabungan bersama Pasukan Bela Diri Maritim Jepang dan Angkatan Laut Amerika Serikat di Laut China Selatan.

Latihan trilateral yang berlangsung selama dua hari sejak Jumat itu menjadi latihan tiga arah pertama antara Manila, Tokyo, dan Washington di kawasan tersebut sejak Maret lalu.

Latihan ini menekankan pada peningkatan koordinasi operasional di tengah meningkatnya dominasi dan tindakan intimidatif China di perairan strategis tersebut,” ujar pejabat pertanahan tersebut.

Sebagai respons, Beijing dalam pernyataan resmi menuding Filipina merusak stabilitas regional dengan melibatkan kekuatan eksternal, seraya mengumumkan bahwa pihaknya juga melakukan patroli dua hari hingga Sabtu.

Baca Juga :  Kim Jong Un Disebut Akan Pamer Kekuatan Militer di HUT ke-80 Partai Buruh

Ketegangan kian meningkat setelah pemerintah China pada Rabu lalu menyetujui pembentukan cagar alam nasional di Scarborough Shoal wilayah yang berada dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina. Manila menolak langkah tersebut dengan tegas.

Baca Juga :  Dubes Malaysia Yakin Kemitraan dengan Indonesia Perkuat Kemakmuran ASEAN

Duta Besar Jepang untuk Filipina, Kazuya Endo, menegaskan melalui media sosial bahwa putusan arbitrase internasional tahun 2016 yang menolak klaim Beijing harus dihormati. Sikap tersebut mempertegas dukungan Tokyo terhadap Manila dalam sengketa Laut China Selatan.

Selain itu, pada Selasa, Jepang dan Filipina juga menyepakati peningkatan kerja sama di bidang peralatan dan teknologi pertahanan, sebuah langkah strategis untuk memperkuat posisi menghadapi tekanan China di kawasan. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!