Kemenhaj Fakfak Paparkan Persiapan Haji 2026 dan Penetapan Kuota Jemaah

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Fakfak) | Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Fakfak, Murad Kelwalaga, memaparkan perkembangan persiapan keberangkatan Jemaah Haji 2026 sekaligus menjelaskan penetapan kuota haji untuk Kabupaten Fakfak. Murad menegaskan bahwa, hingga saat ini, seluruh proses awal persiapan berjalan sesuai jadwal dan tidak mengalami hambatan berarti.

Persiapan Haji dan Dokumen Administrasi

Pertemuan persiapan haji diselenggarakan pada 16 November 2025 di Ruang Serbaguna Kementerian Agama Kabupaten Fakfak. Selain itu, dalam pertemuan itu, Murad mengimbau calon jemaah untuk segera melengkapi dokumen administrasi. Ia menekankan pentingnya pembuatan paspor sebagai syarat utama keberangkatan. Sementara itu, Tim Kesehatan Haji Kabupaten Fakfak memberikan arahan pemeriksaan kesehatan tahap awal. Arahan ini menjadi bagian penting dari verifikasi kelayakan jemaah.

Alhamdulillah semua proses itu berjalan dengan baik,” ujarnya.

Setelah seluruh data calon jemaah dikirimkan ke Kanwil Kementerian Agama Papua Barat, pihaknya kemudian menerima surat verifikasi pada 18 November 2025. Surat itu memuat redaksi serupa mengenai estimasi keberangkatan jemaah tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Oleh karena itu, pihaknya melakukan input ulang data untuk penyesuaian.

Baca Juga :  Bupati Yoseph Gebze Lepas Ribuan Peserta Kirab Hari Santri 2025 di Merauke

Perubahan Kuota dan Masa Tunggu Haji

Murad mengungkapkan adanya perubahan mekanisme penetapan kuota haji. Perubahan ini terjadi setelah Kementerian Haji dan Umrah resmi berpisah dari Kementerian Agama. Dengan diberlakukannya regulasi baru, pembagian kuota kini ditentukan berdasarkan daftar tunggu (waiting list) Provinsi Papua Barat, bukan lagi tingkat kabupaten/kota.

Perubahan tersebut mengikuti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 yang telah direvisi menjadi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Aturan baru ini menetapkan pembagian kuota secara terpusat hingga ke tingkat provinsi,” jelas Murad.

Untuk musim haji 2026, Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya mendapat total kuota 447 jemaah. Rinciannya, antara lain, terdiri dari 419 jemaah reguler, 23 jemaah prioritas lanjut usia, 3 pembimbing KBIHU, serta 2 petugas haji daerah. Dengan demikian, Kabupaten Fakfak memperoleh alokasi 13 jemaah reguler berdasarkan nomor urut porsi, dan 9 jemaah prioritas lansia.

Pembagian kuota sepenuhnya ditentukan oleh provinsi sesuai jumlah pendaftar dalam waiting list Papua Barat,” tambahnya.

Selain itu, Murad menyoroti masa tunggu haji nasional yang kini mencapai 26 tahun. Kondisi ini berlaku merata dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Oleh karena itu, nomor urut porsi menjadi indikator utama penetapan keberangkatan. Terkait kuota haji 2027, Murad menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya. Namun, penetapan tetap berada pada kewenangan provinsi berdasarkan perkembangan data waiting list dan nomor urut porsi jemaah di seluruh kabupaten/kota se-Papua Barat. [Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Berita ini 7 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!