KJRI dan Kemlu RI Pantau Ketat Situasi Keamanan di Sydney

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 14:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Australia) | Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Australia, khususnya New South Wales, untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menyusul insiden penembakan massal di kawasan Pantai Bondi, Sydney, Minggu (14/12).

Imbauan Kewaspadaan bagi WNI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama KJRI Sydney terus mencermati perkembangan situasi secara serius. Selain itu, kedua pihak menjalin koordinasi erat dengan otoritas keamanan Australia demi memastikan keselamatan WNI.

KJRI Sydney mengimbau WNI di wilayah New South Wales agar tetap waspada, menghindari lokasi kejadian, dan mengikuti arahan otoritas Australia,” demikian pernyataan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Minggu.

Kemlu RI menegaskan hingga saat ini belum menerima informasi resmi terkait WNI yang menjadi korban. Sementara itu, otoritas Australia belum merilis data kewarganegaraan korban meninggal maupun korban luka.

Baca Juga :  Prabowo Beri Penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Bill Gates atas Dedikasi di Indonesia

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan atau memiliki informasi terkait insiden tersebut, KJRI Sydney membuka layanan darurat melalui nomor +61-434-544-478.

Perkembangan Situasi Keamanan Bondi

Kepolisian Australia, sebagaimana dikutip ABC, melaporkan insiden tersebut menewaskan sedikitnya 10 orang. Jumlah itu terdiri dari sembilan korban dan satu pelaku penembakan. Selain itu, aparat mencatat 29 orang mengalami luka-luka, termasuk beberapa petugas kepolisian yang pertama tiba di lokasi.

Kepolisian Negara Bagian New South Wales menyatakan aparat telah mengamankan dua orang di kawasan Pantai Bondi. Namun, petugas masih melanjutkan operasi pengamanan dan memberlakukan zona steril di sekitar lokasi kejadian.

Pihak berwenang juga mengonfirmasi adanya ancaman bom di area pantai. Saat ini, aparat keamanan tengah menonaktifkan sebuah alat peledak rakitan atau Improvised Explosive Device (IED) yang telah teridentifikasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertemu Sekjen PBB Bahas Perdamaian Palestina dan Peran Indonesia

Insiden penembakan terjadi di bagian utara Pantai Bondi, tepatnya di sekitar Bondi Park Playground. Peristiwa itu berlangsung bertepatan dengan hari pertama perayaan Hanukkah, saat panitia menjadwalkan acara “Chanukah by the Sea” di lokasi yang sama.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut peristiwa tersebut mengejutkan dan sangat memprihatinkan. Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Pemerintah Indonesia berharap situasi keamanan di Sydney segera pulih. Selain itu, pemerintah mengimbau seluruh WNI untuk mematuhi arahan otoritas setempat serta menjaga komunikasi dengan perwakilan RI guna mengantisipasi potensi risiko keamanan ke depan. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!