InfoMatoa, (AS) | Laporan Penjualan EV Global pada 2025 menunjukkan Tesla mencatat penurunan pengiriman kendaraan sebesar 8,6 persen (yoy). Capaian ini menandai kemerosotan kinerja terburuk perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2025, Tesla memproduksi 1,655 juta unit kendaraan listrik. Mereka hanya mengirim 1,636 juta unit ke pasar. Momen ini menjadi kali pertama BYD menyalip Tesla dalam peringkat tahunan.
Penurunan paling tajam terjadi pada kuartal keempat 2025. Tesla hanya mengirim 418.227 unit pada periode tersebut. Dampak kian terasa usai pemerintah mencabut insentif pajak EV pada September 2025. Kebijakan tersebut menekan permintaan domestik secara signifikan. Sementara itu, BYD melaporkan penjualan EV global mencapai 2,257 juta unit. Angka ini tumbuh 27,86 persen daripada tahun sebelumnya.
Ekspansi agresif ke pasar luar China mendorong pertumbuhan pesat bagi BYD. Wilayah target mereka mencakup Asia, Eropa, hingga Amerika Latin. Di sisi lain, Tesla masih menguasai 45 persen pasar Amerika Serikat. Namun, penjualan EV nasional anjlok 40 persen pada November 2025. Kondisi ini menandakan perlambatan struktural di pasar AS. Analis memprediksi tekanan pasar masih berlanjut sepanjang 2026. Hal ini terjadi akibat melemahnya insentif serta tingginya harga kendaraan. [Red]









