InfoMatoa, (PNG) | Gempa bumi bermagnitudo 6,6 mengguncang Papua Nugini pada Selasa (7/10) malam. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada di dekat Kota Lae, kota terbesar kedua di negara tersebut.
Petugas kepolisian Lae, Mildred Ongige, mengatakan kepada Reuters bahwa guncangan terasa sangat kuat. “Gempa terjadi beberapa menit yang lalu, sehingga kami belum punya informasi mengenai kerusakan,” ujarnya.
USGS mencatat gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer dengan episenter sekitar 26 kilometer dari Kota Lae, yang berpenduduk lebih dari 76.000 jiwa.
Hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa, dan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memastikan tidak ada ancaman tsunami akibat gempa tersebut.
Sebelumnya, German Research Centre for Geosciences (GFZ) sempat melaporkan kekuatan gempa mencapai 6,8 magnitudo, namun kemudian direvisi menjadi 6,6.
Papua Nugini merupakan wilayah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, kawasan dengan aktivitas seismik tinggi yang kerap dilanda gempa dan letusan gunung berapi.
Pada Maret tahun lalu, gempa bermagnitudo 6,7 di Provinsi Sepik Timur menewaskan tiga orang dan merusak lebih dari seribu rumah. [Red]









