Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Papua Nugini, Tak Ada Peringatan Tsunami

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (PNG) | Gempa bumi bermagnitudo 6,6 mengguncang Papua Nugini pada Selasa (7/10) malam. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada di dekat Kota Lae, kota terbesar kedua di negara tersebut.

Petugas kepolisian Lae, Mildred Ongige, mengatakan kepada Reuters bahwa guncangan terasa sangat kuat. “Gempa terjadi beberapa menit yang lalu, sehingga kami belum punya informasi mengenai kerusakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Hampir 15 Tahun Pasca Fukushima, Jepang Kembali ke Energi Nuklir

USGS mencatat gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer dengan episenter sekitar 26 kilometer dari Kota Lae, yang berpenduduk lebih dari 76.000 jiwa.

Hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa, dan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memastikan tidak ada ancaman tsunami akibat gempa tersebut.

Sebelumnya, German Research Centre for Geosciences (GFZ) sempat melaporkan kekuatan gempa mencapai 6,8 magnitudo, namun kemudian direvisi menjadi 6,6.

Baca Juga :  Prabowo Beri Penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Bill Gates atas Dedikasi di Indonesia

Papua Nugini merupakan wilayah yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, kawasan dengan aktivitas seismik tinggi yang kerap dilanda gempa dan letusan gunung berapi.

Pada Maret tahun lalu, gempa bermagnitudo 6,7 di Provinsi Sepik Timur menewaskan tiga orang dan merusak lebih dari seribu rumah. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!