BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Teluk Wondama) | Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Papua Barat menemukan dua masalah besar. Masalah tersebut terkait penyelenggaraan layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama. Temuan ini mencakup keterbatasan tenaga medis serta sarana kesehatan yang belum memadai.

Kepala BPK Perwakilan Papua Barat, Agus Priyono, menyampaikan poin-poin tersebut di Manokwari pada Selasa. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kinerja semester II tahun 2025 memuat seluruh temuan signifikan itu. Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab untuk merespons laporan dalam waktu 60 hari.

Pemerintah daerah harus segera menangani dua permasalahan signifikan berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kami,” ujar Agus usai menyerahkan LHP tersebut.

Tim BPK memotret kondisi nyata di rumah sakit maupun puskesmas wilayah Teluk Wondama. Keterbatasan tenaga kesehatan memberikan dampak langsung terhadap mutu pelayanan warga. Selain itu, kondisi tersebut menghambat optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga :  Ida Bagus Putu Suratna Resmi Menjabat Plt Sekda Teluk Bintuni

Agus menilai pembangunan sektor kesehatan daerah tidak akan maksimal jika rekomendasi BPK terabaikan. Beliau menekankan pentingnya pelaksanaan rencana aksi yang telah pemerintah daerah susun. Upaya ini bertujuan kuat untuk mendukung keberhasilan program kesehatan nasional.

Teluk Wondama masuk dalam kategori wilayah 3T dan daerah terpencil serta perbatasan. Oleh sebab itu, pembangunan manusia di sana membutuhkan perhatian serta komitmen dari semua pihak.

Penyediaan layanan kesehatan harus berjalan dengan baik. Jika masyarakat sehat, mereka bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Teluk Wondama, Aser Waroy, mengakui kekurangan pihak eksekutif saat ini. Pemerintah daerah belum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembangunan bidang kesehatan. Padahal, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar 30 persen dari berbagai sumber dana.

Kami belum pernah mengevaluasi kesiapan tenaga medis dan distribusi obat secara mendalam. Namun, kami akan segera menjalankan rekomendasi dari BPK,” kata Aser.

Beliau juga mengungkapkan bahwa keterbatasan dokter puskesmas menjadi kendala utama bagi warga. Masalah lain muncul karena pemerintah mengirim peralatan medis tanpa tenaga medis kompeten. Akibatnya, petugas lapangan tidak bisa mengoperasikan alat-alat kesehatan tersebut secara optimal.

Dampaknya, sebagian peralatan tersebut saat ini sudah mengalami kerusakan. Saya akan segera menyampaikan hasil pemeriksaan BPK kepada kepala daerah,” pungkasnya.

[Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Sekda Kaimana Tegaskan Disiplin ASN Tanpa Toleransi di Hari Pertama Kerja 2026
Berita ini 1 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!