ASEAN Kirim Tim Pengamat untuk Awasi Gencatan Senjata Thailand-Kamboja

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Phnom Penh) | ASEAN telah mengirimkan tim pengamat sementara untuk mengawasi gencatan senjata di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja yang menjadi sengketa. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata, pada Senin (4/8), seperti dikutip dari Xinhua.

Peran Malaysia sebagai Ketua Tim Pengamat
Tim pengamat ini dipimpin oleh Atase Militer Malaysia, didampingi oleh Asisten Atase Militer dari Vietnam dan Thailand. Kamboja menyambut baik kehadiran tim ini dan menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama. “Kamboja siap bekerja sama dengan tim pengamat yang dipimpin Malaysia untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata,” ujar Socheata.

Baca Juga :  AFPC 2025: Konferensi Masyarakat Sipil Terbesar ASEAN Digelar di Jakarta

Penugasan tim pengamat ini menunjukkan upaya serius ASEAN dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian di kawasan. Kehadiran mereka dianggap krusial untuk memastikan kesepakatan gencatan senjata dijalankan secara efektif dan tidak dilanggar oleh pihak mana pun.

Sebagai ketua ASEAN, Malaysia memainkan peran sentral dalam memediasi dan memimpin pengawasan ini. Tindakan tersebut menegaskan solidaritas ASEAN dalam mengelola konflik internal anggotanya dan komitmennya terhadap penyelesaian damai.

Harapan untuk Perdamaian Jangka Panjang
Tim pengamat ASEAN bertugas memastikan semua pihak menaati kesepakatan dan menjaga situasi tetap kondusif. Kehadiran mereka juga diharapkan dapat membuka jalur komunikasi yang lebih baik antara Thailand dan Kamboja.

Baca Juga :  Sekjen ASEAN Tegaskan Komitmen Pada Sistem Perdagangan Berbasis Aturan

Kamboja menyambut baik peran aktif ASEAN dan berjanji akan menjaga transparansi serta koordinasi selama proses pemantauan. “Diharapkan ini menjadi dasar untuk membangun kepercayaan dan memperkuat mekanisme penyelesaian konflik di kawasan,” kata Socheata, berharap langkah ini dapat menjadi fondasi perdamaian yang lebih kuat di masa depan.(Red)

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!