China Dukung Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB Periode 2026

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (China) | Pemerintah China secara resmi menyatakan dukungan penuh bagi Indonesia untuk memimpin Dewan HAM PBB. Dukungan ini akan memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah internasional. Juru Bicara Kemlu China, Lin Jian, menyampaikan pengumuman tersebut di Beijing. Pernyataan ini muncul dalam konferensi pers pada Kamis (25/12).

China mendukung Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden baru Dewan HAM PBB dan siap meningkatkan dialog serta kerja sama dengan semua pihak,” ujar Lin Jian.

Pencalonan Tunggal dan Penguatan Multilateralisme

Sebelumnya, anggota Kelompok Asia-Pasifik telah memilih Indonesia sebagai calon tunggal ketua. Momen bersejarah ini bertepatan dengan perayaan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB. Kemudian, pertemuan resmi pada 8 Januari 2026 akan menetapkan nominasi tersebut. Selanjutnya, Sidharto Suryodipuro selaku Wakil Tetap RI di Jenewa bakal mengemban jabatan ini.

Baca Juga :  China Turun Tangan Upayakan Perdamaian Konflik Kamboja–Thailand

Di sisi lain, Lin Jian menegaskan kesiapan China bekerja sama dengan Indonesia. Tujuannya, kerja sama ini ingin mendorong isu hak asasi internasional secara sehat. Maka dari itu, kedua negara mengusulkan pendekatan yang lebih konstruktif di tingkat global.

Kami siap bekerja sama untuk mempraktikkan multilateralisme sejati dan bersama-sama mempromosikan perkembangan isu hak asasi manusia internasional yang sehat,” tambah Lin Jian.

Komitmen Kepemimpinan dan Harapan Global

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI berkomitmen memimpin sidang secara objektif. Selain itu, pemerintah memastikan seluruh proses internal berjalan secara berimbang. Pasalnya, Indonesia ingin memanfaatkan momentum ini untuk menguatkan tata kelola dunia. Apalagi, hal tersebut sejalan dengan visi Indonesia sebagai mediator perdamaian.

Baca Juga :  Sejarah Baru Jepang: Sanae Takaichi Pimpin Negara dengan Visi Ekonomi dan Reformasi

Terkait mekanisme, sistem rotasi kawasan menentukan keketuaan setiap tahunnya. Hasilnya, Kelompok Asia-Pasifik mendapatkan giliran memimpin pada periode 2026 mendatang. Saat ini, Indonesia masih menjabat sebagai anggota aktif hingga tahun 2026.

Sebagai informasi, Majelis Umum PBB memilih 47 negara melalui pemungutan suara rahasia. Tak hanya itu, pemilihan tersebut mempertimbangkan rekam jejak nyata setiap negara kandidat. Oleh sebab itu, dukungan internasional pasti memperkuat peran diplomasi Indonesia. Akhirnya, dunia berharap kepemimpinan Indonesia mampu menciptakan keadilan global. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!