InfoMatoa, (Beijing) | Kementerian Pariwisata bersama KBRI Beijing gencar mempromosikan 13 destinasi wisata unggulan Indonesia kepada pasar China melalui acara Wonderful Indonesia Business Matching yang digelar di Beijing. Acara ini mempertemukan 23 pelaku usaha pariwisata Indonesia dengan puluhan biro perjalanan serta influencer asal China, (10/9).
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menyebut sejumlah destinasi prioritas yang dipromosikan antara lain Danau Toba, Batam-Bintan, Bangka Belitung, Yogyakarta-Borobudur-Prambanan, Bromo Tengger Semeru, Bali, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Wakatobi, Morotai, hingga Raja Ampat.
“Target kunjungan wisatawan asing tahun ini mencapai 16 juta orang, dan kami optimis turis China dapat berkontribusi besar,” ujarnya.
Menurut Ni Made, peluang wisatawan asal China sangat besar mengingat telah tersedia penerbangan langsung dari 11 kota besar di China ke empat kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bali, Manado, dan Surabaya. Konektivitas udara ini dinilai mampu meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus memperluas akses ke berbagai destinasi wisata unggulan.
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menekankan bahwa pariwisata Indonesia tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang kaya.
“Setiap destinasi di Indonesia menceritakan kisah, tradisi, dan ketangguhan yang mampu mempererat persahabatan lintas bangsa,” kata Djauhari.
Ia menegaskan, Indonesia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar setiap wisatawan dapat sepenuhnya menikmati kunjungan mereka di Nusantara. [Red]









