Kemlu RI: Tidak Ada WNI Terdampak Gempa dan Tsunami di Rusia

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia melaporkan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa dahsyat Rusia dengan magnitudo 8,7 yang memicu tsunami pada hari ini, Rabu (30/7).

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan kementerian dan perwakilan RI di Rusia terus memantau dampak gempa dan tsunami di Kamchatka, Federal Timur Jauh.

“KBRI Moskow mencatat terdapat 53 WNI yang menetap di Federal Timur Jauh. Berdasarkan komunikasi KBRI Moskow dengan para WNI, hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak gempa tersebut,” ungkap Judha dalam rilis resmi.

Baca Juga :  Distrik Severo-Kurilsk di Rusia Tetapkan Status Darurat usai Digoyang Gempa 8,7 Skala Richter

Judha mengatakan kementerian dan berbagai perwakilan memantau dampak gempa yang memicu tsunami di berbagai wilayah di Pasifik.

Sejumlah wilayah di berbagai negara termasuk Jepang, Amerika Serikat, Indonesia mengeluarkan potensi tsunami imbas gempa Kamchatka.

Dalam pernyataan tersebut, Judha menyebut hingga sekarang koordinasi intensif sedang dilakukan dengan KBRI Moskow, KBRI Tokyo, KJRI Osaka dan KJRI Los Angeles.

Baca Juga :  ICC Beralih ke Open Desk Jerman, Tinggalkan Microsoft karena Tekanan Politik AS

“Perwakilan RI sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menjalin komunikasi dengan para WNI di wilayah terdampak untuk mengetahui dampak gempa terhadap keselamatan WNI,” ucap dia.

Perwakilan RI, kata Judha, juga telah menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan dan dampak tsunami. (Red)

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!