Korut Tegaskan Status Nuklir Permanen, Kecam AS di Sidang IAEA

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 16:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Seoul) | Korea Utara pada Senin menegaskan bahwa statusnya sebagai negara pemilik senjata nuklir telah ditetapkan secara permanen dalam hukum nasionalnya, sekaligus mengecam Amerika Serikat yang dinilai terus menggaungkan isu denuklirisasi secara tidak relevan.

Dalam pernyataan pers yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), utusan tetap Korut untuk PBB dan organisasi internasional mengecam Washington atas sikapnya di sidang Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) baru-baru ini.

Baca Juga :  Kim Jong Un Tinjau Proyek Kapal Selam Nuklir, Perkuat Angkatan Laut Korut

Pyongyang menilai AS menunjukkan permusuhan yang tak tergoyahkan dengan mempermasalahkan program nuklir Korea Utara.

Kami mengecam keras dan menolak tindakan provokatif AS serta menyatakan keprihatinan serius atas konsekuensi negatif yang akan ditimbulkannya,” bunyi pernyataan tersebut.

Pyongyang menegaskan posisi nuklirnya “tidak dapat diubah,” dengan alasan bahwa justru AS telah merusak sistem non-proliferasi global melalui pengembangan senjata nuklir secara radikal.

Baca Juga :  Kim Jong Un Disebut Akan Pamer Kekuatan Militer di HUT ke-80 Partai Buruh

Pernyataan ini muncul ketika Korut terus mengembangkan program senjata nuklirnya sambil menolak tawaran dialog dari Washington maupun Seoul.

Pada awal September, Pemimpin Kim Jong-un bahkan meninjau lembaga penelitian mesin berbahan bakar padat berdaya dorong tinggi, yang disebut akan digunakan untuk rudal balistik antarbenua Hwasong-20 generasi berikutnya. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!