Presiden Prabowo Siap Bahas Dinamika Global di Sidang Umum PBB

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 15:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta)|Kementerian Luar Negeri memastikan Presiden RI Prabowo Subianto akan tampil sebagai salah satu pembicara utama pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-79 yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, pada 23 September 2025. Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato pada urutan ketiga di hari pertama sesi perdebatan umum atau general debate.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu, Tri Tharyat, dalam pengarahan media di Jakarta, (11/9), menyebut pidato Presiden akan menyoroti sejumlah isu penting.

Yang sangat menonjol dan akan kita angkat antara lain dinamika global saat ini, termasuk barusan saja ada serangan di salah satu negara berdaulat Qatar, pasti juga isu Palestina,” ujar Tri.

Selain isu konflik di Timur Tengah, Presiden Prabowo juga akan menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong reformasi sistem multilateral, memperkuat peran negara-negara Global South, serta menghidupkan kembali Semangat Bandung sebagai pedoman kerja sama internasional.

Baca Juga :  Gubernur Papua Tengah Distribusikan 6.400 Bibit Kopi Arabika untuk Petani Deiyai

Tri menambahkan, kehadiran Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB menjadi momentum penting untuk mengawal visi pembangunan nasional melalui program Asta Cita Presiden.

Ini kesempatan yang sangat baik untuk terus mendorong pelaksanaan program-program dan visi Asta Cita Presiden,” tegasnya.

Selain perdebatan umum, rangkaian sidang juga akan mencakup sejumlah pertemuan tematik, antara lain mengenai perubahan iklim, isu kemanusiaan, kesehatan mental, penghapusan senjata nuklir, serta pemberdayaan perempuan.

Baca Juga :  Kemenhub Integrasikan Sistem Informasi Digital E-Pas Kecil dengan Aplikasi Ninja

Adapun sesi tingkat kepala negara dan pemerintahan akan berlangsung pada 22–29 September 2025. Hingga Kamis, Kemlu mencatat 145 negara telah mengonfirmasi kehadiran, dengan rincian 137 negara diwakili langsung oleh kepala negara/pemerintahan, 5 wakil presiden, dan 3 wakil perdana menteri. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah mendekati hari pelaksanaan. [Red]

BERITA LAINNYA

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional
OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:57 WIT

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Berita Terbaru

Eropa - Amerika

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Jumat, 16 Jan 2026 - 12:19 WIT

error: Content is protected !!