Wamen P2MI Bahas Akselerasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 17:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, membahas percepatan program penempatan dan pelindungan pekerja migran bersama Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, di Jakarta, (21/9).

Christina menekankan pentingnya memperkuat peran Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) di negara penempatan. Menurutnya, Atnaker berfungsi vital sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk membuka peluang pasar kerja baru sekaligus memastikan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Disepakati agar proses peralihan fungsi Atnaker ke Kementerian P2MI bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Selain itu, pembahasan juga mencakup pelindungan peserta program magang ke luar negeri, khususnya Jepang. Christina menjelaskan, peserta magang yang telah menjalani masa dua tahun dan ingin melanjutkan kerja akan terdaftar sebagai PMI, sehingga mereka bisa mengakses skema pelindungan penuh.

Baca Juga :  Dari Riset Lokal ke Panggung Global: Pertamina di GIIAS 2025

Dalam rapat tersebut, dibahas pula akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pekerja migran. Skema pembiayaan ini diharapkan meringankan beban biaya penempatan dan memudahkan calon PMI dalam mempersiapkan keberangkatan.

Baca Juga :  BMP-RI Kota Jayapura Ajak Warga Papua Hidup Sehat dan Maju Lewat Bakti Sosial di Skouw Mabo

Muhaimin menambahkan, ada sejumlah isu utama yang menjadi fokus pemerintah, mulai dari percepatan transisi kewenangan dari Kemenaker ke Kementerian P2MI hingga perluasan program vokasi, pemagangan, dan pembiayaan.

Pemerintah berupaya agar fasilitas KUR Pekerja Migran semakin mudah diakses dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Christina menegaskan, melalui sinergi lintas kementerian ini, akselerasi penanganan isu pekerja migran diharapkan berjalan lebih efektif, baik dalam aspek penempatan, pelindungan, maupun perluasan kesempatan kerja di luar negeri. [Red]

BERITA LAINNYA

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional
OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:57 WIT

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Berita Terbaru

error: Content is protected !!