Demi Wujudkan Tata Kelola Lebih Bersih, BPK dan KPK Perkuat Sinergi

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Demi memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus meningkatkan sinergi mereka dalam memperkuat strategi pencegahan korupsi. Hal ini disampaikan Anggota I BPK, Nyoman Adhi Suryadnyana, dalam entry meeting Pemeriksaan Kinerja atas Efektivitas Strategi Pencegahan Korupsi pada KPK, yang berlangsung di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/8).

Nyoman menekankan bahwa kelemahan dalam sistem pengendalian internal sering menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, penguatan tata kelola dan pengawasan harus menjadi fokus utama dalam upaya mencegah praktik korupsi.

Strategi pencegahan korupsi yang kita jalankan saat ini menghadapi tantangan yang kompleks. Masih banyak kasus korupsi yang terjadi di berbagai sektor, sehingga upaya pencegahan perlu terus diperkuat dan disempurnakan,” ujar Nyoman.

Lebih lanjut, pemeriksaan kinerja yang dilakukan BPK merupakan respons strategis untuk memastikan upaya pencegahan korupsi berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka korupsi di Indonesia.

Baca Juga :  Cegah Stunting dan Lindungi Balita, Puskesmas Ilwayab Gelar Rapat Bersama Tokoh Masyarakat

BPK juga mencatat adanya penurunan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) pada tahun 2024 menjadi 3,85, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya dan belum mencapai target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Penurunan skor IPAK ini menjadi alarm moral yang harus segera direspons dengan langkah-langkah perbaikan sistemik dan kolaboratif,” jelas Nyoman.

Dalam pemeriksaan tahap awal, BPK tidak hanya fokus pada aspek administratif, tapi juga menelaah secara substansial dan strategis proses bisnis KPK serta implementasi kebijakan dalam praktik.

Baca Juga :  KPK Terima Aduan Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Manokwari

Nyoman berharap seluruh jajaran KPK memberikan dukungan penuh dengan menyediakan data yang lengkap, akurat, dan transparan selama proses pemeriksaan. Ia mengajak agar pemeriksaan ini menjadi momentum untuk bersama-sama memperkuat sistem pencegahan korupsi.

Pemeriksaan bukan hanya kontrol eksternal, tetapi juga alat untuk perbaikan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan dan berdampak langsung pada peningkatan pencegahan korupsi,” tutup Nyoman.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa, Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Sarjono, serta para pejabat dari BPK dan KPK. [Red]

BERITA LAINNYA

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional
OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Berita ini 9 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:57 WIT

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Berita Terbaru

error: Content is protected !!