Kapolri Sebut Titik Api Makin Menurun dalam Peninjauan Penanganan Karhutla di Kalbar

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 19:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Kalbar) | Jumlah hotspot atau titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus menunjukkan tren penurunan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama lintas sektor yang dinilainya berjalan efektif di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit usai menerima paparan penanganan karhutla di Gedung BPPTD, Mempawah, Jumat (8/8). Berdasarkan laporan yang diterima sejak Juni hingga Agustus, manajemen penanggulangan karhutla di Kalbar telah berjalan baik.

Kemarin, masih ada hotspot kurang lebih 32 kalau tidak salah. Selama dua hari terakhir makin menurun dan modifikasi cuaca juga berhasil. Sehingga ini signifikan membantu pemadaman terhadap titik-titik api yang ada,” ujarnya.

Menurut Sigit, penanganan dilakukan secara terpadu oleh Polri, TNI, BNPB, BMKG, instansi terkait, relawan, dan elemen masyarakat. Tugas dibagi antara satgas darat dan satgas udara, yang dilengkapi dengan water bombing serta modifikasi cuaca ketika terdapat awan yang bisa dipicu menjadi hujan.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian: Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus Utama Pemerintah

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat yang masih membuka lahan dengan cara membakar. Meski diakui sebagai kearifan lokal, hal itu harus mengikuti aturan, seperti membuat garis pembatas dan mengawasi api hingga padam.

Namun, imbauan kita adalah sebaiknya membuka lahan tidak perlu dengan membakar,” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Sigit mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam satgas karhutla dan meminta kekompakan tetap dijaga.

Karena ini menjadi perhatian dari Bapak Presiden, saya minta tim mempertahankan kekompakan dan mudah-mudahan sampai akhir Agustus nanti kebakaran hutan betul-betul bisa terjaga,” tutupnya.

[Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!