Kementerian PU Targetkan 15 Bendungan Beroperasi Sebelum 2029, Produktivitas Petani Diproyeksikan Naik

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 16:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan 15 bendungan yang saat ini dalam tahap konstruksi, beserta jaringan irigasinya, dapat beroperasi penuh sebelum tahun 2029. Program ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan pentingnya integrasi pembangunan bendungan dengan jaringan irigasi agar pemanfaatannya benar-benar optimal.

Pembangunan bendungan harus dibarengi pembangunan saluran konektivitas dan rehabilitasi jaringan irigasi. Dengan suplai irigasi yang berkelanjutan, harapannya air bisa mengalir ke sawah-sawah sehingga produktivitas petani meningkat, petani semakin sejahtera,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (29/9) dari tirto.id.

Sebanyak 15 bendungan tersebut diproyeksikan mampu mengairi lahan irigasi seluas 184.515 hektare. Dengan suplai air yang lebih andal, luas tanam diperkirakan naik dari 277.775 hektare menjadi 483.163 hektare. Dampaknya, pola tanam petani yang semula bergantung pada tadah hujan dapat berubah, dengan Indeks Pertanaman (IP) meningkat dari 150 persen menjadi 262 persen. Artinya, skala panen yang sebelumnya hanya sekali setahun bisa bertambah menjadi 2–3 kali setahun.

Baca Juga :  Fatoni Luncurkan Bantuan Beras di Sarmi, Cek Harga Tempe dan Telur di Pasar Mararena

Kenaikan intensitas tanam itu diproyeksikan akan melonjakkan produktivitas panen dari 1.403.300 ton/ha menjadi 2.343.289 ton/ha. Program ini juga menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan.

Baca Juga :  Jaksa Agung Resmikan Program Jaksa Mandiri Pangan di Bekasi

Sebagai catatan, pada periode 2015–2024 pemerintah telah merampungkan 53 bendungan yang kini dimanfaatkan untuk mengairi 310.170 hektare lahan pertanian melalui 67 Daerah Irigasi (DI). Dengan integrasi bendungan dan jaringan irigasi, pemerintah berharap ketersediaan air yang berkelanjutan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. [Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!