Presiden Prabowo Akan Berpidato Urutan Ketiga di Sidang Majelis Umum PBB

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 18:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan akan menyampaikan pidato pada urutan ketiga dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-79 yang akan digelar di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, pada 23 September mendatang. Hal tersebut disampaikan Duta Besar RI untuk AS, Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Dwisuryo menjelaskan, Prabowo akan berpidato setelah Presiden AS Donald Trump yang mendapat urutan pertama sebagai tuan rumah sekaligus anggota G7, G20, dan OECD, serta Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di urutan kedua mewakili kelompok BRICS.

Indonesia berada di posisi ketiga, mewakili salah satu negara nonblok yang kuat di dunia. Ini menunjukkan bahwa dalam waktu kurang dari satu tahun sejak dilantik, Presiden Prabowo telah dikenal dan diterima dengan baik oleh komunitas internasional,” ujar Dwisuryo, Selasa (9/9).

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi sebelumnya juga menyebut bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato pada hari pertama sidang, Selasa (23/9).

Baca Juga :  PBB Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Setelah Gencatan Senjata

Kehadiran Prabowo di UNGA disebut menjadi momentum penting bagi diplomasi Indonesia, mengingat ini adalah pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir seorang presiden RI hadir langsung untuk berpidato di forum tersebut.

Baca Juga :  Menteri PU Apresiasi Pidato Perdamaian Presiden Prabowo di KTT PBB

Sebagai catatan, Presiden ketujuh RI Joko Widodo selama dua periode kepemimpinannya tidak pernah hadir langsung dalam Sidang Majelis Umum PBB, dan memilih menugaskan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk mewakili Indonesia.

Saya rasa ini adalah pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir seorang presiden Indonesia memberikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB, yang dihadiri sekitar 200 negara anggota,” kata Dwisuryo.

[Red]

BERITA LAINNYA

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional
OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:57 WIT

Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar di Istana, Bahas Arah Besar Pendidikan dan SDM Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Berita Terbaru

error: Content is protected !!