Prabowo dan PM Albanese Siap Bahas Kerja Sama Pertanian dan Pangan di Sydney

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 13:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Presiden RI Prabowo Subianto berencana membahas isu strategis di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Pemerintah kedua negara menjadwalkan pertemuan kenegaraan ini di Sydney pada 12 November 2025.

Selain itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menyampaikan informasi ini di sela acara Australia–Southeast Asia Business Exchange (A-SEABX) yang digelar di Jakarta, Senin (10/11).

Saya pikir mereka akan melanjutkan pembahasan itu, termasuk isu-isu yang mendukung penguatan kemitraan bilateral Australia dan Indonesia.” ujar Kamath.

Kamath menambahkan bahwa isu pertanian telah menjadi agenda penting dalam hubungan kedua negara sejak beberapa bulan terakhir. Sebagai contoh, pada Mei 2025, PM Albanese membahas kerja sama pangan saat mengunjungi Indonesia. Kemudian, Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia Julie Collins melanjutkan pembahasan itu pada Juli tahun yang sama.

Baca Juga :  Transjabodetabek Blok M–Ancol Diluncurkan, 500 Bus Listrik Disiapkan

Selain itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan bahwa PM Albanese resmi mengundang Presiden Prabowo untuk kunjungan kenegaraan. Ia menekankan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan ekonomi antarnegara.

Sementara itu, Australian Business Champion Jennifer Westacott menyampaikan bahwa pihaknya meninjau Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Australia (IA-CEPA) yang berlaku sejak 2020. Tujuannya adalah meningkatkan efektivitas perjanjian tersebut.

Peninjauan IA-CEPA diharapkan dapat menghapus hambatan perdagangan, mempercepat proses perizinan, serta memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, biosekuriti, pengelolaan limbah, dan air — sektor yang menjadi keunggulan kedua negara.” jelas Westacott.

Westacott menekankan bahwa Australia memiliki keahlian mendalam di bidang pertanian dan teknologi pangan. Oleh karena itu, keahlian ini dapat membantu Indonesia memperkuat swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Peninjauan IA-CEPA akan menjadi kerangka kerja bagi transfer pengetahuan dan peningkatan kapabilitas.” tambahnya.

Selain itu, acara A-SEABX menghadirkan 29 perusahaan agrobisnis dan agripangan terkemuka Australia. Perusahaan-perusahaan ini ingin memperluas kerja sama sektor pertanian dengan Indonesia. Program ini juga menjadi bagian dari inisiatif Pemerintah Australia untuk memperkuat perdagangan dua arah serta kolaborasi sektor pangan dengan kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga :  Plt Sekda Lanny Jaya Serahkan DPPA-OPD Perubahan APBD 2025

Dengan demikian, pertemuan bilateral antara Prabowo dan Albanese bertujuan mendorong kedua negara memperkuat hubungan ekonomi. Selain itu, pertemuan ini memberi kesempatan bagi Indonesia dan Australia untuk membangun sistem pertanian berkelanjutan. Pertemuan ini juga memungkinkan kedua negara memperkuat ketahanan pangan tangguh di kawasan Indo-Pasifik. [Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!