Harga Elpiji di Sumbawa Mahal, Diduga Ada Permainan Oknum

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 12:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Ilustrasi Elpiji 3 Kg (Dok. Pertamina)

Gambar : Ilustrasi Elpiji 3 Kg (Dok. Pertamina)

InfoMatoa, (Nusa Tenggara Barat) | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Perdagangan NTB, Jamaludin Malady mengungkapkan adanya dugaan permainan oknum yang menyebabkan harga elpiji bersubsidi di Pulau Sumbawa mahal.

Dia mengatakan, harga gas elpiji 3kg di pulau itu mencapai Rp45 ribu. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) di agen hanya Rp18 ribu.

Menurutnya, terdapat oknum yang memindahkan isi gas elpiji 3kg ke gas elpiji non subsidi. Hal ini menyebabkan elpiji bersubsidi langka sehingga harga melambung tinggi.

Dipindahkan isi Gasnya ke yang tidak subsidi. Dibeli banyak-banyak yang subsidi karena non subsisi dianggap sedikit beredar. Oknum pengusaha mengambil gas subsidi 3kg, akhirnya jatah untuk masyarakat miskin berkurang karena dipindahkan ke LPG tabung besar,” jelas Jamal.

Dinas Perdagangan NTB bersama Branch Manajer Elpiji NTB mendorong Pemerintah Daerah Sumbawa untuk mensubsidi satu kapal khusus untuk membawa Elpiji dari Lombok ke Pulau Sumbawa.

Baca Juga :  Pendaftaran Upacara 17 Agustus Istana Negara Dibuka Senin, 80 Persen Undangan Untuk Masyarakat Umum

Hal ini karena Sumbawa tidak memiliki pangkalan khusus elpiji mengakibatkan tidak ada lokasi khusus untuk penyimpanan yang menyebabkan elpiji harus dibawa dari Lombok.

Tentu ke depannya lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa supaya bagaimana ke depan ada pengusaha-pengusaha yang bisa menjadi depo LPG supaya lebih cepat distribusi kepada masyarakat,” kata Jamal.

Selama ini, masalah transportasi menjadi salah satu penyebab tingginya harga elpiji di Pulau Sumbawa. Khususnya elpiji non subsidi.

Disampaikan oleh BM LPG ada subsidi kapal untuk mengangkut tabung LPG yang non subsisi supaya tersedia untuk pengusaha.

Terkendala di pengiriman karena tidak disubsidi,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan Pertamina telah menyalurkan sebanyak 84.520 tabung gas elpiji 3kg di bulan Juni lalu.

Baca Juga :  Dari Riset Lokal ke Panggung Global: Pertamina di GIIAS 2025

Plt Kepala Dinas ESDM NTB, Wirawan Ahmad menjelaskan kelangkaan gas elpiji yang sempat terjadi di sejumlah daerah bukan karena kekurangan stok, melainkan karena lonjakan permintaan pasca perayaan Idul Adha dan kegiatan keagamaan lainnya.

Termasuk dengan peningkatan kebutuhan selama periode libur panjang menyebabkan adanya tekanan distribusi di lapangan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ini mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebih. Ia menekankan, gas bersubsidi diperuntukan bagi rumah tangga dan pelaku UMKM kecil, bukan untuk kegiatan industri skala besar. [Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 13 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!