Kasus DBD di Denpasar Capai 1.192 Kasus, Tujuh Orang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Ilustrasi

Gambar : Ilustrasi

InfoMatoa, (Denpasar) | Meskipun tren kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Denpasar mulai melandai, jumlah akumulasi kasus sejak awal tahun 2025 tetap tinggi. Hingga 27 Juli 2025, total kasus tercatat mencapai 1.192, dengan tujuh korban meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Anak Agung Ayu Agung Candrawati, menyampaikan hal tersebut, Selasa (30/7). Candrawati menjelaskan bahwa lonjakan tertinggi kasus terjadi pada awal tahun, khususnya bulan Januari dan Februari.

Rinciannya, Januari tercatat 167 kasus, dan meningkat tajam menjadi 316 kasus pada Februari. Selanjutnya, terjadi penurunan bertahap dengan 243 kasus pada Maret, 202 kasus pada April, dan 96 kasus hingga 25 Mei. Sementara dari akhir Mei hingga 27 Juli, tercatat 168 kasus tambahan.

Jumlah kasus DBD di Kota Denpasar periode Januari hingga 27 Juli 2025 sebanyak 1.192 kasus, dengan tujuh kasus kematian,” kata Candrawati.

Menurutnya, salah satu kendala utama dalam penanganan DBD adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala awal penyakit ini. Akibatnya, banyak pasien datang terlambat ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian: Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus Utama Pemerintah

Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya strategis sebagai langkah pencegahan, antara lain penyuluhan, edukasi kepada masyarakat, serta penyelidikan epidemiologi. Selain itu, pengaktifan kembali Pokjanal DBD di tingkat desa dan kelurahan, serta fogging massal dengan metode ultra low volume (ULV) juga dilaksanakan sejak awal April 2025 di sejumlah titik rawan.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengenali gejala awal DBD, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengaktifkan peran jumantik mandiri di setiap rumah tangga. Dengan kerja sama semua pihak, kasus DBD dapat ditekan dan angka kematian diminimalkan,” ucap Candrawati.

[Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!