BNPB Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir di Bali Selama Satu Pekan

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 16:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Denpasar) | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menetapkan status darurat bencana di Bali menyusul banjir yang melanda sejumlah wilayah dan menelan korban jiwa. Status ini berlaku selama satu pekan, terhitung sejak Rabu (10/9) malam.

Dikutip dari rri.co.id, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan status tanggap darurat direncanakan berlangsung dua minggu. Namun setelah evaluasi bersama Pemerintah Provinsi Bali, diputuskan cukup satu minggu karena kondisi dinilai tidak terlalu besar dan masih dapat ditangani secara cepat.

Semula tanggap darurat bencana itu akan ditetapkan dua minggu, tapi karena sigap bencananya ternyata tidak terlalu besar. Maka, diralat menjadi cukup satu minggu,” kata Suharyanto di Denpasar.

Status Darurat untuk Mempercepat Bantuan

Baca Juga :  Kunjungi BPPMT Denpasar, Mentrans Bahas Agenda Transformasi Transmigrasi

Suharyanto menegaskan, penetapan status darurat bukan berarti situasi di Bali genting atau luar biasa. Namun, status ini menjadi dasar agar pemerintah pusat bisa memberikan bantuan resmi kepada pemerintah daerah.

Salah satu persyaratannya adalah pemerintah daerah meminta bantuan itu suratnya ada, namanya siaga darurat dan tanggap darurat,” ujarnya.

Data Korban dan Wilayah Terdampak

Baca Juga :  Jaga Harga Pangan, Polri Distribusikan 310,25 Ton Beras SPHP

Berdasarkan data sementara, banjir akibat hujan deras sejak Selasa (9/9) mengakibatkan sembilan orang tewas. Rinciannya, lima korban di Kota Denpasar, dua di Kabupaten Jembrana, satu di Gianyar, dan satu di Badung.

Selain itu, tercatat sebanyak 202 kepala keluarga (KK) atau 620 jiwa terdampak. Enam kabupaten/kota yang terdampak meliputi Denpasar, Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan.

Langkah Lanjutan

Dengan adanya status darurat, BNPB bersama Pemprov Bali akan mempercepat penanganan korban, distribusi logistik, serta pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir. [Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!