InfoMatoa, (Jakarta) | Baru beberapa hari usai dilantik, Gubernur Papua Mathius Fakhiri langsung mengambil langkah cepat dengan menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Jakarta, Sabtu (11/10). Kehadiran Fakhiri bersama Wakil Gubernur disambut hangat oleh Menteri PUPR, Doddy Hanggodo, di ruang kerjanya.
Kunjungan ini menjadi penanda awal komitmen serius pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, perumahan, dan konektivitas antarwilayah di Tanah Papua.
“Rakyat Papua menunggu hasil nyata, bukan janji,” tegas Gubernur Fakhiri saat ditemui usai pertemuan.
Dalam agenda tersebut, Fakhiri menyampaikan sejumlah prioritas utama, mulai dari pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, peningkatan infrastruktur dasar di wilayah pegunungan, hingga perbaikan akses jalan dan jembatan yang menghubungkan Papua induk dengan provinsi-provinsi pemekaran seperti Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Fakhiri menegaskan, kolaborasi dengan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Papua. Ia pun mengapresiasi kesediaan Menteri PUPR dan jajaran untuk terjun langsung ke lapangan.
“Menteri sendiri akan turun langsung melihat kondisi di Papua. Kami harap kehadiran beliau dan para Dirjen bisa membawa nuansa baru dalam pendekatan pembangunan di daerah kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Fakhiri menekankan bahwa pembangunan di Papua harus bergerak dari tahap rencana ke aksi nyata, dan manfaatnya harus langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Tidak boleh hanya berhenti di meja perencanaan. Kita butuh kerja konkret. Kami ingin setiap program menyentuh masyarakat, bukan sekadar laporan di atas kertas,” tegasnya.
Ia juga berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Setiap program, katanya, harus dijalankan dengan prinsip akuntabilitas dan efisiensi.
“Setiap rupiah dari anggaran negara harus sampai ke masyarakat. Tidak boleh ada ruang untuk penyimpangan,” kata Fakhiri.
Menteri PUPR Doddy Hanggodo menyambut baik langkah cepat yang diambil Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Ia menilai semangat yang ditunjukkan merupakan sinyal positif bagi percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia.
“Gubernur Fakhiri menunjukkan komitmen dan etos kerja yang patut diapresiasi. Pendekatan kolaboratif seperti ini sangat penting untuk memastikan program-program pembangunan benar-benar tepat sasaran,” ujar Menteri Doddy.
Kementerian PUPR pun menyatakan kesiapan untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta perumahan rakyat.
Kunjungan ini menjadi langkah awal dari sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan Papua yang terhubung, maju, dan sejahtera. Pemerintah pusat dan daerah sepakat, tidak ada lagi waktu terbuang—pembangunan di Papua harus segera bergerak dengan kecepatan dan ketepatan. [Red]









