Jadi Inisiator Gerakan Pembersihan Situ Bagendit, TNI AD Libatkan Seluruh Komponen Bangsa

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jawa Barat) | TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam aksi nyata pelestarian lingkungan. Melanjutkan inisiatifnya dalam program TNI AD Manunggal Air dan Lingkungan, TNI AD mengerahkan delapan unit ponton dan empat unit conveyor untuk membersihkan gulma eceng gondok dan sampah yang menutupi Situ Bagendit, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Aksi ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan upaya strategis yang digagas langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap kelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan rakyat. Kegiatan ini merupakan upaya ketiga TNI AD dalam pembersihan danau besar di tanah air, setelah sebelumnya sukses melaksanakan kegiatan serupa di Danau Toba, Sumatera Utara, dan Danau Tondano, Sulawesi Utara.

Pada peluncuran kegiatan di Situ Bagendit, Kamis (17/7), Kasad menegaskan bahwa keberadaan danau ini tidak hanya penting sebagai sumber air, tetapi juga bernilai strategis sebagai destinasi wisata dan penopang pertanian masyarakat Garut.

Situ Bagendit merupakan aset wisata dan sumber air penting bagi masyarakat Garut. Oleh karena itu, TNI AD hadir membantu pemerintah daerah dalam membersihkan gulma secara masif, menggunakan delapan unit Ponton dan empat unit Conveyor, hasil inovasi kita (TNI AD). Ini program kita yang ketiga, dan hasil di dua danau sebelumnya sangat memuaskan,” ujar Kasad.

Teknologi Ponton dan Conveyor ini merupakan hasil inovasi dari Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) yang dirancang khusus untuk mendukung pembersihan danau dan sungai. Pengerahan alat ini akan berlangsung selama empat bulan, dengan melibatkan ratusan prajurit TNI AD dari Korem 062/Tarumanagara dan Kodim 0611/Garut, serta menggandeng Pemkab Garut.

Baca Juga :  STPN Wisuda 624 Taruna, Siap Dukung Reforma Agraria dan Penataan Ruang

Tak hanya berhenti pada pengangkatan gulma, TNI AD juga merancang sistem distribusi air bersih untuk masyarakat dan lahan pertanian melalui pompa hidram dan pipanisasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kekeringan di musim kemarau serta meningkatkan produktivitas pertanian rakyat.

Baca Juga :  Kearifan Masyarakat Adat, Kunci Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

Delapan ponton dikerahkan sebagai armada kerja terapung sekaligus penampung gulma dan sarana mobilisasi tim di atas air. Sementara empat conveyor berfungsi mengangkat gulma dari permukaan danau ke darat, mempercepat proses pembersihan yang sebelumnya sulit dilakukan secara manual.

Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu, melibatkan prajurit TNI AD, unsur pemerintah daerah, relawan lingkungan, dan masyarakat sekitar. Kebersamaan ini memperlihatkan bahwa inisiatif TNI AD mampu menyatukan kekuatan seluruh komponen bangsa untuk menjaga dan merawat lingkungan hidup.

Melalui program ini, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah-tengah rakyat, memberikan solusi konkret atas persoalan lingkungan, dan menjadi motor penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. [Red]

Sumber: Dispenad

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 13 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!