Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Pemerintah resmi menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai awal tahun ini. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan tersebut secara langsung. Hal ini sejalan dengan beroperasinya RDMP Kilang Balikpapan milik PT Pertamina.

Kebijakan ini mewajibkan seluruh SPBU swasta membeli solar dari Pertamina. Oleh karena itu, mereka tidak lagi mengandalkan pasokan impor dari luar negeri.

Begitu (proyek ini) diresmikan, maka insyaallah kita tahun ini kita tidak lagi melakukan impor solar. Kita sudah mulai tahun ini, saya tidak lagi mengeluarkan izin impor solar,” ujar Bahlil saat peresmian kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1).

Bahlil memastikan pengoperasian RDMP Kilang Balikpapan memperkuat produksi Pertamina secara signifikan. Kini, Pertamina mampu memproduksi seluruh jenis solar untuk pasar domestik. Produk tersebut mencakup solar jenis CN48 maupun CN51. Menurutnya, kapasitas tersebut menghilangkan alasan Indonesia untuk mendatangkan solar dari luar negeri.

Baca Juga :  Tangguh di Tengah Dinamika Global, Ekonomi Papua Bergerak Positif Didorong Pertambangan dan UMKM

Kemandirian Energi dan Kebutuhan Nasional

Penegasan tersebut juga berlaku bagi SPBU swasta yang selama ini mengandalkan impor. Bahlil juga menyampaikan ambisi pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi nasional. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM secara bertahap. Pemerintah menilai optimalisasi RDMP Kilang Balikpapan menjadi kunci utama pencapaian target tersebut.

Ia memaparkan kebutuhan bensin nasional saat ini mencapai 38,5 juta kiloliter per tahun. Angka itu mencakup bensin RON 90 sebesar 28,9 juta kiloliter per tahun. Selain itu, terdapat kebutuhan RON 92 sebesar 8,7 juta kiloliter. Sisanya merupakan RON 95 dan RON 98 sebesar 650 ribu kiloliter.

Teknologi Kilang dan Penurunan Impor Bensin

Melalui optimalisasi RDMP, Pertamina mampu meningkatkan produksi bensin di atas RON 90. Peningkatan tersebut mencapai angka 5,5 juta kiloliter per tahun. Tambahan kapasitas ini juga menekan impor bensin RON 92, 95, dan 98. Penurunan impor tersebut mencapai sekitar 3,6 juta kiloliter per tahun.

Ke depan, melalui penerapan E10 kita dapat menghemat impor hingga 3,9 juta kl per tahun, dan melalui pengembangan kilang selanjutnya kita dapat menyetop impor bensin RON 92, 95, dan 98 serta mengurangi impor bensin RON 90,” pungkas Bahlil.

RDMP Kilang Balikpapan memiliki dua fasilitas utama yaitu CDU dan RFCC. Keberadaan CDU meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260 ribu menjadi 360 ribu barel per hari. Sementara itu, unit RFCC mengolah residu minyak mentah menjadi produk petrokimia bernilai tinggi. Produk tersebut seperti propylene dan ethylene yang memperkuat nilai tambah industri nasional. [Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Sidang Perdana Kasus Laptop Chromebook Nadiem Makarim Kembali Ditunda, Dijadwalkan 5 Januari 2026
Berita ini 0 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!