Kemendikdasmen Ringankan Biaya Kuliah Guru Honorer lewat Bantuan Rp3 Juta per Semester

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 20:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infomatoa, (Jakarta) | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan plafon bantuan pendidikan maksimal Rp3 juta per semester bagi guru PAUD hingga sekolah menengah yang mengikuti program kuliah S1 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kebijakan ini menjadi angin segar bagi guru honorer dan yang belum bersertifikasi agar tidak terbebani biaya kuliah.

Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Non-formal Kemendikdasmen, Suparto, menjelaskan bantuan hanya berlaku dua semester sesuai masa studi RPL.

Bantuan maksimal Rp3 juta per semester, dan di beberapa kampus biaya kuliah lebih rendah. Jadi rata-rata sudah cukup untuk membayar SPP,” katanya dalam forum dialog bersama pewarta di Jakarta, Jumat (19/9).

Ia menegaskan tidak ada tambahan bantuan bila peserta tidak menyelesaikan studi tepat waktu.

Prinsipnya, agar guru honorer dan non-sertifikasi bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya,” tambahnya.

Program afirmasi ini ditargetkan menjangkau 12.500 guru pada 2025–2027. Dari jumlah itu, sebanyak 6.700 guru TK dan 5.755 guru SD sudah memenuhi syarat administrasi dan mulai berkuliah tahun ini di perguruan tinggi mitra Kemendikdasmen.

Baca Juga :  Gubernur Papua Tancap Gas Usai Dilantik, Langsung Temui Menteri PUPR Bahas Akselerasi Pembangunan

Suparto juga mendorong pemerintah daerah ikut mendukung dengan menyediakan akses internet dan ruang belajar untuk kuliah daring. Beberapa daerah seperti Demak, Wonosobo, dan Kota Semarang disebut telah menyiapkan fasilitas tambahan guna memastikan guru dapat berkuliah tanpa mengganggu kewajiban mengajar.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Nabire Dukung Operasi Jaran Noke 2025

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Guru Nasional 2024, yang menekankan semangat gotong royong antara pemerintah pusat, daerah, dan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru. [Red]

BERITA LAINNYA

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu
Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina
Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana
Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang
Nadiem Makarim Siap Hadiri Sidang Dakwaan Kasus Pengadaan Laptop Usai Dua Kali Absen karena Sakit
TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu & Narkoba di Perairan Karimun, 3 Orang Diproses Hukum
Dolfie Othniel Resmi Pimpin PDIP Jawa Tengah Periode 2025–2030, Gantikan FX Hadi Rudyatmo
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WIT

OTT Pajak di Jakarta Utara Ungkap Dugaan Suap Rp59 Miliar, Ujian Serius Reformasi Kemenkeu

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:59 WIT

Impor Solar Disetop, Bahlil Wajibkan SPBU Swasta Serap Pasokan dari Pertamina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:06 WIT

Tito Karnavian Percepat Pencairan Bantuan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:24 WIT

Anggaran Transfer ke Daerah Aceh Dipastikan Utuh Meski Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:12 WIT

Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Usai Kecelakaan Maut di Semarang

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!