InfoMatoa, (Tangerang) | Presiden Prabowo Subianto membuka secara resmi Apkasi Otonomi Expo 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8). Pameran ini diikuti 416 bupati dari seluruh Indonesia dan menjadi ajang strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi unggulan serta menarik investasi.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kunci pembangunan bangsa adalah pemerintahan yang baik dan unggul.
“Pernah ada satu kajian 27 tahun lalu dari Amerika Serikat. Kajian itu menyebut, pemerintahan yang bertahan lebih dari 300 tahun memiliki tiga hal penting: tentara yang unggul, polisi dan keamanan yang unggul, serta pemerintahan yang unggul,” ujarnya.
Pembukaan acara turut dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Koordinator Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono. Usai acara resmi, Presiden Prabowo meninjau langsung sejumlah stand pameran daerah.
Ketua Umum Apkasi periode 2025–2030, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, menekankan bahwa expo ini bukan sekadar pameran, melainkan momentum memperkuat kemandirian pemerintah daerah dan menjalin kerja sama lebih erat antara pusat dan daerah, maupun antara Indonesia dengan dunia internasional.
Sementara itu, dukungan terhadap penyelenggaraan Apkasi Otonomi Expo juga datang dari kalangan media. Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia bersama DPW Banten turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam pameran. Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub Ismail, menyatakan bahwa media adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi wilayah.
“Kita selaku organisasi media benar-benar hadir dan melakukan peliputan secara cepat dan detail. Kehadiran ini menegaskan peran media dalam menyebarkan informasi positif dan mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ketua IMO-Indonesia DPW Banten, Sudin Antoro, menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah provinsi dalam mendorong dunia usaha. Menurutnya, potensi ekonomi Banten terbuka luas di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, transportasi, energi, hingga properti.
Lewat booth media yang mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Banten Andra Soni sebagai Dewan Penasehat, Baznas Provinsi Banten, Rumah Sakit Sari Asih, Perseroda PITS, dan Hotel Vega, IMO-Indonesia memfasilitasi edukasi publik dan memperkuat jaringan usaha di tingkat daerah maupun nasional.
“Partisipasi ini menjadi bentuk kontribusi nyata IMO-Indonesia dalam mendorong promosi investasi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,” tutup Sudin.
Apkasi Otonomi Expo 2025 akan berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025), menampilkan berbagai potensi daerah dan karya anak bangsa menuju pasar global. [Red]









